Kamis, 20 Maret 2014

K2 ‘Siluman’ Sulit Jadi CPNSD



 Bima, Garda Asakota.-
Dugaan kecurangan dalam proses rekruitmen CPNSD Tahun 2013 terindikasi kuat. Bukan hanya honorer K2 yang dinya­ta­kan lulus tes CPNSD yang menjadi sorotan, bahkan ribuan honorer K2 lainnya yang tidak lolos tes-pun diduga menggu­nakan SK yang diduga banyak direkayasa atau SK ‘Siluman’.
Bukti kecurangan dalam rekruitmen CPNS Honorer K2 lingkup Kota dan Kabu­paten Bima Provinsi NTB selalu saja diung­kap melalui Forum K2 di masing-masing daerah otonom tersebut.  Dari ribuan honorer ketegori 2 (K2) siluman. Diduga, honorer K2 itu lulus menggunakan surat kepu­tu­san

Sambut HUT ke-12 Kota Bima, Walikota Hadirkan Ustadz Maulana



Kota Bima, Garda Asakota.-
Begitu Ustadz Muhammad Nur Maulana memasuki gedung Conventional Hall Paruga Nae Kota Bima, Selasa malam sekira pukul 20.00 Wita (18/3), sontak peserta  pengajian yang dikhususkan untuk kalangan FKPD (Forum Komuni­kasi Pimpinan Daerah), segenap anggota DPRD, segenap pimpinan dan staf SKPD, dan organisasi wanita itu, menyambutnya penuh  antusias. Ustadz Maulana yang tiba di Kota Bima, setelah pesawat yang tumpanginya mendarat mulus Selasa pagi sekira pukul 10.00 Wita,

FITRA NTB Gelar Kampanye Publik, Tolak Politik Uang



Mataram, Garda Asakota.-
Pemilihan umum bukan hanya prosedur rutin yang wajib dijalankan oleh negara-negara demokratis atau sekedar ajang persaingan partai politik dan politis untuk memperoleh atau mem­perluaskan kekuasaan. Secara substansi pemilu merubakan bagian dari proses pendidikan politik sekaligus momentum untuk memilih dan memberi legitimasi kepada mereka yang dianggap bisa mewakili kepentingan rakyat dalam pemilihan.

FHKM Desak Dewan Bentuk Pansus K2



Kota Bima, Gada Asakota.-
Pengumuman hasil tes CPNSD jalur K2 tahun 2013, masih saja dipersoalkan oleh sebagian peserta di Kota Bima karena diuga kelulusan itu sarat dengan ketimpangan. Bahkan sejumlah Honorer K2 yang mengatasnamakan Forum Honorer K2 Menggugat (FHKM) mendesak lembaga DPRD Kota Bima untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus) yang akan menyelidiki dugaan ketimpangan dalam penjaringan K2.

Kondusivitas Keamanan Tanggungjawab Semua Pihak



Mataram, Garda Asakota.-
Pelaksanaan pesta demokrasi untuk memilih para wakil rakyat yang akan duduk di Parlemen tak lama  lagi akan dihelat. Pesta rakyat yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali tersebut diharapkan akan menjadi momentum yang sangat baik dalam memilih figur/tokoh yang berkompeten dalam menyuarakan aspirasi rakyat dan mampu membawa perubahan yang besar bagi kemajuan bangsa dan negara kedepan. Dan yang paling utama diharapkan adalah, semoga faktor keamanan dan kondusifitas di lapangan nantinya dapat terus tercipta tatanan yang kondusif dan aman.
“Peranan semua pihak sangat diharap­kan dalam menjaga kondusifitas daerah yang ada di NTB. Bukan hanya aparat Kepolisian saja yang diserahi tugas dalam hal penanganan akan Pemilu ini, namun kita semua memiliki kewajiban yang sama dalam mensukseskan Pemilu yang akan digelar 9 April mendatang,” demikian harapan Anggota DPRD NTB, H. Abdul Hafid, kepada Garda Asakota.