Selasa, 05 Juni 2012

Pengumuman Penerima TF Non PNS Menuai Aksi Protes GTT

Dompu, Garda Asakota.- 
Dinas Dikpora Kabupaten Dompu beberapa hari lalu diserang sejumlah Guru Tidak Tetap (GTT) yang memprotes hasil pengumuman sejumlah nama penerima Tunjangan Fungsional GTT untuk TA 2012. Mereka menemukan banyak dugaan kejanggalan yang dilakukan oleh pihak Dinas Dikpora Kabupaten Dompu. Berda¬sar¬kan liputan wartawan, aksi protes ini dila¬kukan dari 100 persen nama yang diusul¬ kan Forum GTT pada awal pembahasan tentang pemerataan penerima Tunjangan Fungsional,
diduga oleh pihak Dikpora Kabu¬paten Dompu hanya 5 persen saja yang terakomodir. Pada saat pembahasan antra Forum GTT dan Pihak Dikpora tentang sejumlah nama yang layak mene¬rima Tunjangan Fungsioanal GTT/Non PNS bahwa sejum¬lah GTT yang pernah mendapatkan Tun¬jangan Fungsional pada Tahun 2011 terse¬but untuk Tahun 2012 tidak bisa lagi men¬dapatkan, dan akan dibe¬rikan kesempatan kepada beberapa GTT yang belum pernah sama sekali mendapat-kan tunjangan tersebut. Namun yang keluar adalah nama-nama yang sudah per¬nah mendapat¬kan tunjangan, dan dari sejumlah nama yang di tempel pada papan informasi Dinas Dikpora Kabupaten Dom¬pu itu ada bebe¬rapa temuan, bahkan dari sejumlah nama ada yang sudah terkafer dalam data-base, dan ironisnya pula ada nama yang sama dengan nomor rekening yang berbeda. Pada saat pengiriman data FGTT me¬minta agar dilibatkan atau diikut sertakan. Namun oleh pihak dikpora justru pada saat pengiriman data penerima tunjangan fungsional pihak FGTT tidak dilibatkan. Menurut beberapa GTT ada indikasi bahwa pengumuman data penerima tunjangan fung¬sional dimanipulasi dan lampiran tersebut dibuat oleh Dinas Dikpora Dompu sendiri. Sementara lampiran yang asli dari Menteri Pendidikan tidak ditempelkan pada papan informasi oleh pihak Dikpora, dan ada indikasi kuat bahwa lampiran yang asli dari Menteri Pendidikan di sembunyikan. Dalam SK Menteri Pendidikan ditemu¬kan kejanggalan. Bahwa lampiran SK ditanda tangani oleh Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Dompu, H. Alexander. Padahal seharusnya lampiran SK tersebut ditanda-tangani oleh Menteri Pendidikan, hal inipun oleh beberapa GTT menuding bahwa lampiran SK tersebut diduplikasi. Dari data awal SK Menteri Pendidikan yang disertai dengan lampiran nama pene¬rima tunjangan Fungsional Non PNS, tahun 2012 sejumlah 323 orang. Justru yang dike¬luarkan oleh Dikpora kabupaten Dompu sejumlah 312 orang, dan untuk sisanya yang 11 orang masih dipertanyakan oleh bebe¬rapa GTT. Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Dompu, H. Alexander, belum berhasil ditemui, meskipun beberapa kali wartawan Koran ini berupaya menemui di ruangannya. (GA. 555*)

0 komentar:

Poskan Komentar