Lombok Tengah, Garda Asakota.-
Perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-XI tingkat
Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) akan digelar dalam waktu yang tidak lama
lagi. Yakni pada 18-26 Februari 2023.
Masing-masing Kabupaten/Kota se-NTB akan mengirim para atlet
terbaiknya untuk bertarung meraih medali.
Termasuk salah satunya adalah Kabupaten Lombok Tengah
(Loteng) rencananya akan menurunkan sekitar 390 atlet yang akan berlaga dalam
ajang Porprov tersebut ditambah dengan 77 official merangkap pelatih dari 32
cabang olahraga (Cabor).
Menariknya, Bupati Loteng, HL Pathul Bahri, menerbitkan Surat
Keputusan (SK) Bapak Angkat kepada sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD),
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ada di
Lingkup Kabupaten Loteng guna mendukung para atlet Cabor yang akan berlaga
dalam ajang Porprov tersebut.
"SK bapak angkat ini juga akan terus mengikat sampai
2025 mendatang, bukan hanya pada saat Porprov saja jadi seterusnya sesuai SK
Bupati Loteng," terang Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)
Loteng, M Samsul Qomar, pada Selasa 17 Januari 2023.
Dukungan Bupati Loteng terhadap para atlet yang akan berlaga
di ajang Porprov ke-XI ini menururnya cukup besar. Hal ini ditandai dengan
disiapkannya anggaran sebesar Rp1,7 Milyar yang bersumber dari alokasi dana
APBD Loteng 2023 yang dikelola oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Loteng.
"Selain menyiapkan anggaran. Bupati mengatensi dengan
mengelurkan SK Bapak Angkat untuk masing masing-masing Cabor," ujar Samsul
Qomar.
Adanya dukungan dari Pemkab itu lanjut Qomar, berharap
kedepan dana olahraga prestasi harus ditingkatkan, terlebih akan menghadapi PON
2024 di Aceh dan Sumatera Utara.
"Tentu ini perlu persiapan dan perhatian untuk atlet
kita menghadapi PON 2024," timpalnya.
Sementara berkaitan dengan penentuan para atlet yang
berlaga, pihaknya mengaku sebelum menentukan jumlah atlet yang akan bertanding
di Porprov 2023, terdapat proses panjang kaitan keabsahan atlet peserta Porprov
ke-XI NTB tersebut. Dari 35 Cabor yang dipertandingkan, hanya 32 Cabor bisa
ikut.
"Jumlah ini bertambah sebelumnya di Porprov 2018
sebanyak 26 cabor saja saat ini menjadi 32 Cabor," jelasnya.
Porprov 2018, Cabor Taekwondo, menurutnya, merupakan Cabor
terbanyak menyumbang medali emas. Oleh karena itu, ia berharap di Porprov 2023
ini semua Cabor bisa menyumbang emas meski target hanya 30 emas. (GA. Im*)