![]() |
Ketua DPW PAN NTB, H Muazzim Akbar, S.Ip. |
Mataram, Garda Asakota.-
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW)
Partai Amanat Nasional (PAN) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) telah
menetapkan 10 nama Calon Kepala Daerah (Cakada) yang akan bertarung dalam
Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Penetapan nama Cakada tersebut
dilakukan dalam rapat pleno diperluas DPW PAN yang dihadiri oleh seluruh pimpinan
partai ditingkat Kabupaten dan Kota diseluruh NTB dan seluruh pengurus harian
DPW PAN NTB pada Selasa 23 April 2024 di kantor DPW PAN NTB.
“Khusus Pilkada, kita sudah
tetapkan di sepuluh Kabupaten dan Kota yakni untuk Kota Bima ditetapkan Feri
Sofiyan, SH., sebagai Calon Walikota dan atau Calon Wakil Walikota Bima. Tentu
nanti yang bersangkutan (Feri Sofiyan, red.) akan berkomunikasi dengan partai
koalisi atau pasangannya,” terang Ketua DPW PAN NTB, H Muazzim Akbar, S.Ip.,
kepada wartawan.
Untuk Kabupaten Bima, PAN NTB
merekomendasikan dua nama yaitu Ady Mahyudi dan Muhammad Aminurlah, SE., atau
akrab disapa Maman.
“Untuk Kabupaten Dompu, PAN
NTB merekomendasikan H Ridwan Syah, Abdul Kadir Jaelani (AKJ), dan Bambang
Firdaus (Gerindra). Dan untuk Calon Wakil Bupati, kita rekomendasikan Dr
Syarifuddin dan Suharlin dari kader PAN,” timpalnya.
Sementara, untuk Kabupaten
Sumbawa, PAN tidak mengusung kader tapi DPD PAN Sumbawa diminta untuk membangun
komunikasi dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) dari calon yang ada dari
Kabupaten Sumbawa baik HJ Dewi Noviany (Novi) maupun H Mahmud Abdullah ditambah
dengan yang lainnya.
“Dan untuk Kabupaten Sumbawa
Barat (KSB), kita putuskan satu orang yakni M Nasir sebagai Calon Bupati atau
Calon Wakil Bupati KSB,” ujarnya.
Untuk Lombok Timur, PAN tetapkan
satu paket Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati yakni H Khaerul Warisin
(Gerindra) berpasangan dengan H Edwin yang menjadi kader PAN.
Dan untuk Kabupaten Lombok
Tengah, pihaknya mengaku masih mengkomunikasikannya dengan incumbent yakni HL
Pathul Bahri (Gerindra) dan H Ahmad Puaddi (Golkar).
“Untuk Kota Mataram final kita
putuskan H Mohan Roliskana (Walikota Mataram, red.) berpasangan dengan
pasangannya yang sekarang,” kata H Muazzim.
Sementara untuk Kabupaten
Lombok Barat, PAN putuskan Calon Bupati yakni Nauvar Furqony Farinduan atau
akrab disapa Farin, yang kedua Nurhidayah, dan yang ketiga HJ Sumiatun.
“Kita putuskan tiga nama itu
untuk membangun komunikasi,” timpalnya.
Sementara untuk Lombok Utara,
PAN belum memutuskannya karena kursi PAN di KLU hanya satu.
“Biar sambil jalan aja kemana
arahnya. Tergantung nanti siapa yang punya potensi menang akan kita arahkan
kesana,” ujarnya.
Untuk Calon Gubernur, PAN NTB
masih membangun komunikasi dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yaitu Golkar,
Gerindra, Demokrat dan PAN.
“Insha Alloh, kami punya
komitmen untuk melawan incumbent (Zul-Rohmi, red.) hari ini untuk head to head.
Kami lagi terus berkomunikasi dengan seluruh parpol anggota KIM atau non
koalisi KIM yang mau bergabung dengan kita untuk mengusung satu calon saja dari
koalisi ini,” ungkapnya.
“Jadi kita harapkan dari
Pilgub itu cukup dua calon yakni antara incumbent Zul-Rohmi Jilid II dengan satu
calon dari KIM. Yang Insha Alloh kita berharap paket yang akan kita usung itu mewakili
dari seluruh aspirasi KIM,” ujarnya lagi.
Insha Alloh, Calon Wakilnya
kata Muazzim berasal dari Pulau Sumbawa dan Calon Gubernurnya dari Pulau Lombok.
“Dari Pulau Sumbawa untuk
Wakilnya kita rekomendasikan Bupati Bima, HJ Indah Dhamayanti Putri (IDP) dan
yang kedua adalah HM Syafruddin atau Rudi Mbojo,” bebernya.
Sementara untuk Calon Gubernur
lagi digodok nama seperti H Mohan Roliskana, HL Pathul Bahri, HL Mohammad Ikbal,
HM Suhaili, dan HL Gita Ariadi.
“Jadi sekitar nama-nama itu, lagi
kita godok untuk kita sepakati bersama,” tandasnya. (GA. Im*)